SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN

Pages

Blogger templates

 

Minggu, 04 November 2012

PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA

0 komentar



Pakaian seragam pramuka yang berwarna coklat muda dan coklat tua untuk mengingatkan para pramuka akan pakaian yang digunakan oleh pejuang-pejuang di masa revolusi yang lalu dan para prajurit yang berada di garis pertempuran. Pakaian seragam pramuka berfungsi sebagai sarana untuk :
  1. Menumbuhkan rasa jiwa kesatuan dan jiwa pramuka.
  2. Memberi latihan/pendidikan tentang kerapian, kesederhanaan, keindahan dan kesopanan.
  3. Menanamkan harga diri, kebangsaan nasional, jiwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
  4. Menanamkan rasa disiplin.
Tata cara pemakaian seragam pramuka
  1. Seorang calon anggota pramuka yang belum dilantik/dikukuhkan atau belum mendapat perestuan dengan mengucapkan Satya (janji), hanya dibenarkan memakai pakaian seragam tanpa tutup kepala, tanpa setangan leher dan tanpa menggunakan tanda pengenal Gerakan Pramuka.
  2. Pakaian seragam pramuka harus dikenakan oleh yang berhak, secara lengkap rapi bersih dan benar, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Pakaian seragam pramuka dikenakan hanya jika yang bersangkutan bertindak sebagai anggota Gerakan Pramuka yang melaksanakan tugas atau kegiatan kepramukaan, dan tidak dibenarkan memakai seragam dan/atau atribut organisasi lain.
  4. Pada saat seorang anggota Gerakan Pramuka bertindak sebagai anggota organisasi lain dan sedang melakukan tugas atau kegiatan organisasi tersebut, tidak dibenarkan memakai pakaian seragam pramuka dan/atau tanda pengenal Gerakan Pramuka.
  5. Untuk menjaga harkat dan martabat Gerakan Pramuka, maka setiap anggota Gerakan Pramuka yang memakai seragam pramuka bertanggung jawab atas nama baik Gerakan Pramuka dan harus bersikap atau bertindak sesuai dengan Satya Darma Pramuka.
Pakaian seragam harian pramuka siaga
  1. Pramuka siaga putera
    1. Tutup kepala :
-       dibuat dari kain berwarna coklat tua, berbentuk baret, dikenakan diatas kepala dengan tepi mendatar, tetapi bagian atasnya ditarik miring ke kanan sedikit;
-       tanda topi terletak diatas pelipis sebelah kiri.
    1. Baju/kemeja :
-       dibuat dari kain berwarna coklat muda, berbentuk baju kurung berlengan pendek, kerah baju model shiller, tidak memakai lidah bahu;


-       tidak memakai buah baju/kancing (kalau diperlukan cukup dengan satu buah baju/kancing atau memakai ritsluiting pendek);
-       diberi lipatan hiasan melintang di dada, memakai dua saku bagian muka bawah baju, baju dikenakan di luar celana.
    1. Celana :
-       dibuat dari kain berwarna coklat tua, berbentuk celana pendek, tidak memakai ikat pinggang, diberi ban elastik/karet,
-       dua saku celana masing-masing disebelah kiri dan kanan, memakai buah baju (kancing) atau ritsluiting di bagian depan celana.
    1. Setangan leher :
-       dibuat dari kain berwarna merah dan putih berbentuk segitiga sama kaki dengan sisi panjang 100 cm bersudut 900 (panjang sisi setangan leher dapat disesuaikan dengan tinggi pemakai) dikenakan di bawah kerah baju;
-       setangan leher dilipat sedemikian rupa sehingga warna merah dan putih tampak jelas dan pemakaian setangan leher tampak rapi, cara melipatnya empat kali sejajar dengan sisi terpanjang dengan arah yang sama kemudian sebagai lipatan terakhir dilakukan dengan membagi dua sama lebar lipatan itu ke arah memanjang.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
-       sepatu dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lainnya berbentuk sepatu rendah (bukan laars) dan berwarna hitam;
-       kaos kaki pendek berwarna hitam polos (tidak bergambar hiasan).
  1. Pramuka siaga puteri
    1. Tutup kepala :
-       dibuat dari kain berwarna coklat tua, berbentuk topi joki dengan lima potongan, pada batas tiap potongan diberi bis ¼ cm berwarna coklat muda;
-       pada bagian atas tepat pada pertemuan potongan-potongan diberi bulatan hiasan, bergaris tengah antara 1 sampai 3 cm berwarna coklat tua, bagian belakang dari topi diberi ban elastik;
-       leher lidah topi 5 cm.
    1. Baju/blus :
-       dibuat dari kain berwarna coklat muda berbentuk baju kurung berlengan pendek, ditambah lipatan hiasan melintang di dada selebar 2 cm;
-       kerah baju model shiller, tidak memakai buah/kancing, tidak memakai lidah bahu, mempunyai dua saku pada bagian muka bawah blus;
-       baju/blus dipakai di luar rok.
    1. Rok :
-       dibuat dari kain berwarna coklat tua berbentuk rok lipatan (plooi) yang bagian dalamnya masing-masing 3 cm;
-       jumlah lipatan disesuaikan dengan lingkar pinggang anak didik, panjang rok sampai ke lutut.

    1. Pita leher :
-       dibuat dari kain berwarna merah dan putih berukuran lebar 3,5 cm panjang 80 cm dan dibuat simpul, panjang pita dari simpul 7 – 8 cm (panjang pita leher dapat disesuaikan dengan besar badan pemakai);
-       dikenakan melingkar di bawah kerah baju dan diikat dengan simpul mati warna merah di sebelah kanan.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
-       dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lainnya dengan model tertutup berwarna hitam dan bertumit rendah;
-       kaos kaki panjang berwarna hitam polos.
Pakaian seragam harian pramuka penggalang
  1. Pramuka penggalang putera
    1. Tutup kepala :
-           dibuat dari kain berwarna coklat tua berbentuk baret, dikenakan di atas kepala dengan tepi mendatar dan bagian atasnya ditarik miring ke kanan sedikit;
-           tanda topi terletak di atas pelipis sebelah kiri.
    1. Baju/kemeja :
-           dibuat dari kain berwarna coklat muda berbentuk kemeja pendek dengan kerah baju model kerah dasi dan memakai lidah bahu;
-           diberi buah baju (kancing) sebanyak lima buah di bagian depan dan memakai dua saku di dada kiri dan dada kanan ditambah lipatan saku tengah, memakai tutup saku dan bagian bawah baju dikenakan di dalam celana.
    1. Celana :
-           dibuat dari kain berwarna coklat tua berbentuk celana pendek yang mempunyai dua saku di samping kiri dan kanan;
-           memakai ikat pinggang yang dibuat dari kulit atau kain kanvas berwarna hitam selebar + 3 cm dan pada bagian ban celana dibuat tempat ikat pinggang (kolongan) sebanyak lima buah serta memakai buah baju atau ritsluiting di bagian depan celana.
    1. Setangan leher :
-             dibuat dari kain berwarna merah dan putih berbentuk segitiga sama kaki dengan sisi panjang 100 cm bersudut 900 (panjang sisi setangan leher dapat disesuaikan dengan tinggi pemakai) dikenakan di bawah kerah baju;
-             setangan leher dilipat sedemikian rupa sehingga warna merah dan putih tampak jelas dan pemakaian setangan leher tampak rapi, cara melipatnya empat kali sejajar dengan sisi terpanjang dengan arah yang sama kemudian sebagai lipatan terakhir dilakukan dengan membagi dua sama lebar lipatan itu ke arah memanjang.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
-             sepatu dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lainnya berbentuk sepatu rendah (bukan laars) dan berwarna hitam;

-             kaos kaki pendek berwarna hitam polos (tidak bergambar hiasan).
  1. Pramuka penggalang puteri
    1. Tutup kepala :
-           dibuat dari anyaman bambu/bahan lain berwana coklat tua;
-           tanda topi terletak di depan tengah tutup kepala.
    1. Baju/blus :
-           dibuat dari kain berwarna coklat muda berbentuk blus dan buah baju (kancing) di depan berwarna sama dengan blusnya serta ditambah lipatan selebar 2,5 cm melintang di dada;
-           berlengan pendek dengan kerah baju model shiller memakai lidah bahu selebar 2,5 cm, dan blus dipakai dengan bagian bawah dimasukkan ke dalam rok.
    1. Rok :
-           dibuat dari kain berwarna coklat tua berbentuk rok dengan bagian depan memakai dua lipatan (stolplooi) masing-masing sedalam 5 cm dan bagian belakang tanpa lipatan hanya menggunakan kupnat dan ritsluiting berwarna coklat tua;
-           dua saku di depan di atas lipatan rok memakai tutup dan memakai lipatan selebar 2 cm (ukuran saku disesuaikan dengan badan), rok memakai ban dan diberi kolong untuk ikat pinggang selebar 4 cm berwarna coklat tua, panjang rok sampai batas lutut.
    1. Pita leher :
-           dibuat dari kain berwarna merah dan putih berukuran lebar 3,5 cm panjang 90 cm dan dibuat simpul, panjang pita dari simpul 10 – 15 cm (panjang pita leher dapat disesuaikan dengan besar badan pemakai);
-           dikenakan melingkar di bawah kerah baju dan diikat dengan simpul mati warna merah di sebelah kanan.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
-           dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lainnya dengan model tertutup berwarna hitam dan bertumit rendah;
-           kaos kaki panjang berwarna hitam polos.
Pakaian seragam harian pramuka penegak
  1. Pramuka penegak dan pandega putera
    1. Tutup kepala :
Sama dengan tutup kepala pramuka penggalang putera.
    1. Baju/hem :
Sama dengan model untuk pramuka penggalang putera.
    1. Celana :
-           dibuat dari kain berwarna coklat tua berbentuk celana panjang dengan memakai dua saku samping kiri dan kanan serta dua saku di bagian belakang dengan memakai tutup dan buah baju (kancing);


-           memakai ikat pinggang yang dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lainnya berwarna hitam selebar + 3 cm;
-           pada bagian ban celana dibuat tempat ikat pinggang (kolongan) sebanyak lima buah dan pada bagian depan celana memakai buah baju atau ritsluiting.
    1. Setangan leher :
Sama dengan setangan leher untuk pramuka penggalang putera, hanya sisi panjangnya 120 cm atau dapat disesuaikan dengan tinggi badan pemakainya.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
Sama dengan model sepatu untuk pramuka penggalang putera.
  1. Pramuka penegak dan pandega puteri
    1. Tutup kepala :
Sama seperti tutup kepala pramuka penggalang puteri.
    1. Baju/blus :
-           dibuat dari kain berwarna coklat muda dengan model princess di bagian depannya sedangkan di bagian belakang dengan kupnat;
-           berlengan pendek kerah model setali dan memakai lidah bahu selebar 3 cm, dengan dua saku yang menempel mulai dari garis potongan princess ke jahitan samping dan tinggi saku + 12 – 14 cm;
-           di atas saku pada pinggang digunakan ikat pinggang hiasan selebar 2 cm, ikat pinggang hiasan bagian belakang dipasang mulai dari kupnat belakang dan bagian depan dipasang mulai dari garis princess; keduanya dipertemukan dengan gesper yang dipasang mati hingga ujung ikat pinggang hiasan hanya keluar 3 cm dari gesper;
-           panjang blus sampai garis pinggul dan dikenakan di luar rok.
    1. Rok :
-           dibuat dari kain berwarna coklat tua dengan model tanpa lipatan bagian bawah melebar (model A) dan panjang rok 5 cm di bawah lutut;
-           memakai ritsluiting bewarna coklat tua yang dipasang pada bagian belakang.
    1. Pita leher :
Sama dengan pramuka penggalang puteri, hanya ukuran panjang pita leher 110 cm atau disesuaikan dengan besar badan pemakai.
    1. Sepatu :
Dibuat dari kulit atau kain kanvas atau bahan lainnya dengan model tertutup berwarna hitam dan bertumit rendah, tanpa mengenakan kaos kaki.
Pakaian seragam harian pembina pramuka, andalan dan majelis pembimbing
  1. Pembina pramuka, andalan dan anggota majelis pembimbing putera
    1. Tutup kepala :



Dibuat dari kain berwarna hitam polos (tidak berhiasan) dan berbentuk peci nasional yang dikenakan di atas kepala agak miring sedikit ke kanan.
    1. Baju/hem :
Sama dengan model untuk pramuka penggalang putera.
    1. Celana :
Sama dengan model untuk pramuka penegak dan pandega putera.
    1. Setangan leher :
Sama dengan setangan leher untuk pramuka penegak dan pandega putera.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
Sama dengan model sepatu untuk pramuka penegak dan pandega putera.
  1. Pembina puteri
    1. Tutup kepala :
-           dibuat dari kain berwarna coklat tua berbentuk peci yang tinggi bagian depan 5,5 cm sedang bagian belakang terbuka melengkung dengan jarak 3 cm;
-           bagian samping kiri diberi lipatan lengkung untuk tempat tanda topi.
    1. Baju/blus :
Sama dengan model untuk pramuka penegak dan pandega puteri.
    1. Rok :
-           dibuat dari bahan berwarna coklat tua dengan model rok lurus, memakai lipatan di belakang (plotte plooi);
-           memakai ritsuiting berwarna coklat tua yang dipasang di belakang dan panjang rok + 5 cm di bawah lutut.
    1. Pita leher :
Sama dengan pita leher pramuka penegak dan pandega puteri.
    1. Sepatu :
Sama dengan sepatu pramuka penegak dan pandega puteri.
    1. Tas :
Dilengkapi dengan tas gantung dari bahan kulit atau bahan lainnya berwarna sesuai dengan sepatunya.
Pakaian seragam harian andalan puteri, majelis pembimbing puteri
Andalan dan anggota majelis pembimbing puteri
    1. Tutup kepala :
Sama dengan tutup kepala untuk pembina puteri.
    1. Baju/blus :
-           dibuat dari kain berwarna coklat muda berbentuk blus seperti model untuk pramuka penegak dan pandega puteri;
-           tanpa lidah bahu dan tanpa ikat pinggang hiasan, lengan blus ¾ panjang.
    1. Rok :
Sama dengan model untuk pembina puteri.
    1. Pita leher :

-           sama dengan pita leher untuk pramuka penegak dan pandega puteri, tidak diikat simpul tetapi disilang memakai lencana harian tunas kelapa;
-           bagian yang merah terletak di sebelah luar (atas) dengan ujung silangnya ada di sebelah kanan, panjang pita dari silang disesuaikan dengan besar badan (6-7 cm).
    1. Sepatu :
Dibuat dari kulit dengan model tertutup berwarna hitam dan bertumit rendah (3-4 cm).
    1. Tas :
Dilengkapi dengan tas berwarna sesuai dengan sepatunya.
Pakaian seragam khusus (adat dan agama)
Atas dasar pertimbangan tertentu (adat dan agama) maka anggota Gerakan Pramuka yang puteri dapat mengenakan pakaian seragam pramuka khusus dengan ketentuan :
    1. Tutup kepala :
-           berwarna coklat muda berbentuk kerudung panjang/kerudung bujur sangkar/kerudung segitiga/topi memakai elastik;
-           dapat tanpa memakai tutup kepala.
    1. Baju/blus :
Sama dengan model yang berlaku umum tetapi dibuat berlengan panjang.
    1. Rok :
Sama dengan model yang berlaku umum tetapi dibuat panjang atau model sarung memakai ritsluiting berwarna coklat tua.
    1. Sepatu dan kaos kaki :
Sama dengan model yang berlaku umum.
    1. Tas :

0 komentar:

Poskan Komentar